ANALISIS MENGENAI MITOS

index mitos

 

MENABRAK KUCING MEMBAWA SIAL

Kulihat seorang supir turun dari angkot yang dikendarainya dengan tergopoh-gopoh, dia berlari melawan arus kendaraan yang sangat ramai di pagi yang dingin. Matanya tampak nanar menatap seekor kucing berwarna hitam yang tampak sedang meregang nyawa.  Mukanya pucat pasi sambil mulutnya berkomat-kamit entah apa yang di bacakannya. Sesaat kemudian dia membuka kausnya dan menggunakannya untuk membungkus bangkai kucing yang tadi di tabraknya. Dibungkusnya bangkai itu dengan hati-hati kemudian di bawa ke angkotnya. Tubuh kurusnya mengigil menahan dingin nya hembusan angin pagi ini.

Semua penumpang bertanya-tanya dalam hati, apa yang akan di lakukan sang supir dengan membawa bangkai kucing itu ke angkotnya. “Maaf bapak-bapak, ibu-ibu, saya tidak bisa narik, mau mengubur kucing ini dahulu, saya takut kualat, naik angkot lain saja dulu ya, sekali lagi maaf”, seru nya dengan memelas. Penasaran aku pun bertanya kepadanya. “ kenapa harus di kuburin bang? Eh ini pak, saya takut kualat, minggu lalu teman saya menabrak kucing, bangkainya di buang ke sungai, dan 3 hari yang lalu mobilnya tabrakan, orang nya meninggal, itu pasti karena kutukan dari kucing itu pak’, jawab si supir dengan bibir bergetar.

“wah itu harus memakai kain kafan bang, apalagi ini kucingnya kucing hitam”, penumpang lain mulai menimpali. “memang nya kenapa pak kalau kucing hitam, tanyaku.” Kalau kucing hitam itu biasanya kucing jejadian pak, hasil jelmaan mahluk halus, makanya lebih berbahaya dari kucing biasa”, sahut si bapak mencoba memberi penjelasan. Wajah si supir terlihat makin pucat pasi, akupun segera berlalu. Cerita mengenai kutukan kucing yang mati ketabrak sudah sangat sering aku dengar meskipun kebenaran nya masih harus di buktikan.

ANALISIS DARI SISI ILMIAH

            Pengetahuan baru yang merupakan kombinasi antara pengalaman-pengalaman dan kepercayaan di sebut mitos. Mitos dapat diterima orang karena keterbatsan pengindraan dan penalaran serta hasrat ingin tahu yang harus segera terpenuhi. Kemudian, berdasarkan kemampuan berfikir manusia yang semakin maju maka mitos mulai di tinggalakan dan orang-orang cenderung menggunakan akal sehat atau rasio. Jika dilihat dari artikel diatas  analisis dari sisi ilmiahnya yaitu adanya kecelakaan setelah menabrak kucing hingga mati, itu berkaitan dengan sugesti saja, secara psikologis, seseorang yang habis menabrak kucing biasanya di hantui oleh perasaan bersalah yang dalam. Perasaan itu terus membayangi nya sehingga konsentrasinya pun terpecah. Tak heran kemudian banyak kejadian kecelakaan yang menyertai seseorang, setelah menabrak kucing. Logikanya jika dalam kondisi yang tidak tenang ketika mengendarai kendaraan, tentu resiko mengalami kecelakaan akan jauh lebih besar.

Jika kita berfikir secara logika tentunya tidak ada hubungan antara kucing yang mati tertabrak dengan kesialan yang dialami oleh penabraknya. Apabila meyakini kecelakaan pada kendaraan akibat karena menabrak kucing, itu sama saja dengan meyakini penyebab kecelakaan adalah si kucing yang telah ditabrak mati, dan itu sudah termasuk syirik. Karena menyamakan kedudukan kucing yang mati itu sama dengan kedudukan Allah Swt. yang telah menakdirkan terjadinya kecelakaan tersebut.

Pada dasarnya rejeki, hidup dan mati hanyalah Allah Swt. Yang tahu. Kita sebagai makhluk ciptaannya hanya bisa menerima dan menjalaninya sebagai takdir. Jika kita mendapatkan kesialan setelah menabrak kucing, bukan berarti itu karena kutukan dari kucing yang tertabrak, melainkan karena kehendak Allah. Jika seseorang menguburkan kucing setelah menabraknya itu mungkin hanyalah bentuk rasa kasihan dan wujud dari tanggung jawab karena telah menabrak kucing tersebut hingga meninggal.

Sebagai orang yang beriman kita tidak boleh menghubung-hubungkan kejadian atau peristiwa yang terjadi pada diri kita dengan hal-hal mistic. Sebaiknya kita menggunakan akal sehat kita untuk berfikir secara jernih karena mitos atau hal-hal mistik belum tentu  benar dan masih diragukan kebenarannya. Percayalah bahwa kebenaran yang mutlak hanyalah milik Allah Swt.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s